Belajar Bersabar dan Menahan Diri dari Pagar dan Paku :)

Suatu hari, tinggallah seorang anak lelaki dengan watak buruk. Anak lelaki itu tinggal bersama ayahnya.

Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.

Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar pekarangan rumahnya. Ayahnya terheran-heran melihat anaknya pada hari pertama tersebut langsung memaku pagar rumahnya dengan begitu banyak paku.  “Nak, cobalah kamu belajar dari kejadian hari ini. Begitu seringnya kamu menyakiti orang lain dengan sikapmu sampai-sampai paku yang harus dipagar hari ini sebanyak 37 paku..”

Sang anak pun terdiam. Memang, hari ini begitu banyak kejadian tak enak menerpanya di sekolah, di tempatnya bermain, yang membuat dia sering kehilangan kesabaran dan emosinya terluapkan. Sambil termenung melihat paku-paku yang telah menempel di pagar itu, dia pun kembali ke dalam rumahnya dan berintrospeksi.

Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Semakin hari dirinya semakin terasa ringan. Sering mengalah, membuat orang lain tersenyum, dan menahan kesabaran setiap kali suatu kejadian tidak enak menimpanya di luar sana. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.

Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya. Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar.

Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar. Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata:

”Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar.”

Pagar ini tidak akan kembali seperti semula. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar. Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka.

Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya tinggal. Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik.

Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat.

Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu.

Tunjukkanlah kepada teman-temanmu betapa kau menyukai mereka.

Sang anak pun mengerti apa maksud perintah ayahnya selama ini dan menangis memeluk ayahnya.

“Ayah, terima kasih telah mengajari aku untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan sabar. :)”

Contoh Soal Ekonomi Teknik – Part Two

Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi, baik secara teknis maupun ekonomis. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.000.000,-. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp. 15.000.000,-. Berdasarkan pengalaman pengusaha, cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20.000.000,- dengan biaya modal 18% per tahun. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV?

a) Bila DF = 18%

P = P + A (P/A,i,n) + F (P/F, i, n)

P = -75.000.000 + 20.000.000 (P/A, 18%, 5) + 15.000.000 (P/F, 18%, 5)

P = -75.000.000 +62.544.000 + 6.556.500

P = -5.899.500

b) bila DF = 14%

P = 20.000.000 + 20.000.000 + 20.000.000 + ….. + 20.000.000 + 15.000.000

(1 +0,14)          (1 + 0,14)2           (1 + 0,14)3                                    (1 + 0,14)5            (1 + 0,14)5

P = 1.754.3859 + 15.389.350 + 13.499.430 + 11.841.605 + 10.387.373 + 7.790.529

P = 76.452.146 – 75.000.000 = 1. 452.146

c) bila DF = 24%

P = 20.000.000 + 20.000.000 + 20.000.000 + ….. + 20.000.000 + 15.000.000

(1 +0,24)          (1 + 0,24)2           (1 + 0,24)3                                    (1 + 0,24)5            (1 + 0,24)5

P = 16.129.032 + 13.007.284 + 10.489.745 + 8.459.471 + 6.822.154 + 5.116.616

P = 60.024.302 – 75.000.000

P = – 14.975.698

Maka dapat disimpulkan bahwa diskon faktor amat mempengaruhi kelayakan suatu usaha. Padapenggantian mesin dengan  DF 14%, usaha tersebut masih bersifat feasible/layak. Pada penggantian mesin dengan DF 18% dan 24%, usaha tersebut sudah tidak bersifat feasible, yang artinya tidak layak untuk dijalankan.

Apakah itu NPV, IRR, SOCC, Net B/C dan PV?

1. NPV (Net Present Value)

NPV merupakan selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital sebagai diskon faktor, atau dengan kata lain merupakan arus kas yang diperkirakan pada masa yang akan datang yang didiskontokan pada saat ini. Untuk menghitung NPV diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi, biaya operasi, dan pemeliharaan serta perkiraan manfaat/benefit dari proyek yang direncanakan. Net Present Value (NPV) merupakan keuntungan bersih yang berupa nilai bersih sekarang berdasarkan jumlah dari Present Value (PV). Rumus umum yang digunakan dalam perhitungan NPV adalah:

Dimana:

NB = Net benefit = Benefit – Cost

C   = Biaya investasi + Biaya operasi

= Benefit yang telah didiskon

= Cost yang telah didiskon

i     = diskon faktor

n    = tahun (waktu)

 

Berikut ini merupakan hubungan antara nilai NPV dalam hubungannya dengan kelayakan suatu proyek/usaha:

Kriteria Kesimpulan
NPV>0 Proyek/usaha layak untuk dilaksanakan
NPV=0 Proyek/usaha berada di dalam keadaan BEP dimana TR = TC dalam bentuk persent value
NPV<0 Proyek/usaha tidak layak untuk dilaksanakan

B. IRR (Internal Rate of Return)

IRR adalah suatu nilai petunjuk yang identik dengan seberapa besar suku bunga yang dapat diberikan oleh investasi tersebut dibandingkan dengan suku bunga bank yang berlaku umum (suku bunga pasar atau Minimum Attractive Rate of Return/MARR). Pada suku bunga IRR akan diperoleh NPV=0, dengan kata lain bahwa IRR tersebut mengandung makna suku bunga yang dapat diberikan investasi, yang akan memberikan NPV = 0. Syarat kelayakannya yaitu apabila IRR> suku bunga MARR.

Menurut  Gray et  al  (2007)  IRR  merupakan discount  rate  yang  membuat NPV sama dengan nol, tetapi tidak ada hubungannya sama sekali dengan discount 41 rate yang dihitung berdasarkan data di luar proyek sebagai social opportunity cost of  capital (SOCC) yang  berlaku  umum  di  masyarakat  (bunga  deposito). Untuk menghitung IRR sebelumnya harus dicari discount rate yang menghasilkan NPV positif,  kemudian  dicari discount  rate  yang  menghasilkan  NPV  negatif.  Langkah selanjutnya adalah melakukan interpolasi dengan rumus berikut:

Keterangan:     IRR = Internal Rate of Return

i1 = Tingkat Diskonto yang menghasilkan NPV+

i2 = Tingkat Diskonto yang menghasilkan NPV-

NPV1=Net Present Value bernilai positif

NPV2= Net Present Value bernilai negatif

 

Menurut Yacob Ibrahim, Internal Rate of Return atau IRR adalah suatu tingkat discount rate yang menghasilkan NPV sama dengan 0. IRR memiliki tiga nilai yang masing-masing memiliki arti terhadap kriteria investasi, yaitu:

1) IRR  < SOCC, hal  ini  berarti  bahwa  usaha  atau  proyek  tersebut  tidak  layak secara finansial.

2) IRR  = SOCC, hal  ini  juga  berarti  bahwa  usaha  atau  proyek  tersebut berada dalam keadaan break even point.

3) IRR > SOCC, hal ini berarti bahwa usaha atau proyek tersebut layak secara finansial.

3. Net B/C

Net B/C merupakan nilai manfaat yang bisa didapatkan dari proyek atau

usaha setiap kita mengeluarkan biaya sebesar satu rupiah untuk proyek atau usaha

tersebut. Net B/C merupakan perbandingan antara NPV positif dengan NPV

negatif. Nilai Net B/C memiliki arti sebagai berikut:

1) Net B/C > 1, maka berarti proyek atau usaha layak dijalankan secara

finansial.

2) Net B/C = 1, hal ini juga berarti bahwa usaha atau proyek tersebut berada

dalam keadaan break even point.

3) Net B/C < 1, maka berarti proyek atau usaha tidak layak dijalankan secara

finansial.

Rumus yang digunakan untuk menghitung Net B/C adalah:

d. PV (Present Value)

Rumus untuk menghitung PV adalah :

Di mana: PV = Present value

CF = Cash flow

n = periode waktu tahun ke n

m = periode waktu

r = tingkat bunga

Sv = salvage value

Bila nilai PV lebih kecil dari original outlays (OO) atau original cost (harga beli), berarti tidak feasible/tidak layak dijalankan.

Resep lasagna, mmm perlu dicoba :”)

Kruuuukkkk, kruuuukkk, perut lapar nih! Pengen masak tapi bosen masak masakan yang biasa, pengen coba yang lain ah! 😀 Oiya udah lama nih gak masak lasagna, hmm gimana yaaa cara masaknya? Check this out 🙂

Resep Bahan Lasagna :

* 8 lembar pasta lasagna kering, rebus matang

* 150 gram keju mozzarella, parut

* 3 sendok makan keju parmesan

Resep Bahan Saus Bolognaise :

* 2 sendok makan mentega tawar

* 200 gram bawang bombay, cincang halus

* 4 siung bawang putih, cincang halus

* 500 gram daging sapi giling

* 500 gram tomat merah rebus, kupas, cincang

* 150 gram wortel, potong dadu 1/2 cm

* 150 ml kaldu sapi

* 1 sendok makan pasta tomat

* 1 1/2 sendok teh garam

* 1 sendok makan gula pasir

* 1 sendok teh merica bubuk

* 1/2 sendok teh oregano kering

* 2 lembar daun bay

Resep Bahan Saus Bechamel :

* 2 sendok makan mentega tawar

* 3 sendok makan tepung terigu serba guna

* 1 liter susu cair

* 1/4 sendok teh pala bubuk

* 1/4 sendok teh merica bubuk

* 1/2 sendok teh gula pasir

* 1/4 sendok teh merica bubuk

* 1 sendok teh garam

* 50 gram keju cheddar parut

Cara Membuat Lasagna :

1. Saus bolognaise : Panaskan mentega, tumis bawang hingga harum. Masukkan daging giling, masak hingga berubah warna. Masukkan semua sisa bahan. Aduk, masak hingga air habis. Angkat. Sisihkan.

2. Saus bechamel : Panaskan mentega, masukkan terigu. Aduk rata. Tuangi susu sedikit demi sedikit hingga licin. Bubuhi pala, merica, gula pasir, garam, dan keju. Aduk rata. Angkat.

3. Susun berurutan dalam pinggan tahan panas: pasta, keju mozzarella, saus bechamel, dan saus bolognaise. Lakukan hal yang sama hingga terbentuk 3 lapisan. Taburi dengan sisa keju.

4. Panggang dalam oven panas suhu 200 derajat Celcius selama 40 menit hingga matang. 5. Potong-potong, sajikan hangat. Untuk 15 potong

Waaah udah jadi nih lasagna buatan sendiri, hihi! Makan duluan yaaa :p Selamat mencobaaa resepnya para pembacaa 🙂

Source : InfoResep.com

TIPS INTERVIEW KERJA :P

* Duduklah di kursi pelamar, jangan minta dipangku HRD hanya untuk nunjukkin kamu orang yang mudah bergaul.

* Pingsan bukan pilihan terbaik menghindari pertanyaan, kecuali kamu Syahrinii.

* Saat bingung menjawab pertanyaan jangan teriak “Toloong dibantu yaaa… Prok prook prok !!”..
* Ketika ditawari gaji awal jangan berkata “Naikiiin ato pilih tirai nomor 4”

* Kalau sudah tidak kuat dengan pertanyaan interview, jangan mencoba mencari kamera & melambai-lambaiii (spt tim uji nyali)…

* Membantu Ibu pergi ke pasar bukanlah pengalaman marketing yang patut untuk diceritakan.

* Jangan jawab pertanyaan susah dengan “Baguus… pertanyaan bagus!. Menurut anda sendiri bagaimana?…”

* Jangan menekan bibir sang interviewer & berbisiik “Aku tahu apa maumu…”

* Saat ditanya pengalaman, jangan dijawab dengan “Maaf pak, saya ga mau inget-inget masa lalu saya, perih rasanya … # malingin muka„,”

* Pada saat hening, jangan memecahkan gelas. Pertama kamu bukan Dian Sastro. Kedua yang beresiin siapa entar?..

* Meskipun yang interview itu temen, gak perlu kita “wooy cuy’, elu yg interview? hahay.., abiiis ini kita mabok yuk..?”

* Mencukur kumis hendaknya dilakukan sebelum interview jangan pada saat interview.
* Jika ditanya: Bagaimana seandainya kamu gagal dalam pekerjaan ini?… “Ya gak papa pak, kesempurnaan ini hanya milik Allah…”

* Jika tidak suka dengan pekerjaan tersebut, jangan menggerakan tangan di depan dada dan menyanyikan “ga„ ga„ ga kuat„ ga„ ga„ ga kuat” ataupun “ga„ ga„ ga level„ ga„ ga„ ga level”

dari rynda_michelia

Kopi Luwak, Halal ataukah Haram?

Kopi Luwak adalah kopi yang diproduksi dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan binatang bernama luwak. Dan luwak adalah sejenis musang, karenanya biasa dikatakan musang luwak. Dia senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak termasuk buah kopi sebagai makanannya. Luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul masak sebagai makanannya, dan setelahnya, biji kopi yang dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak. (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Kopi_luwak)

Berdasarkan keterangan di atas maka kopi luwak hukumnya dikembalikan kepada apakah musang itu halal dimakan ataukah tidak? Dan apakah kotorannya suci ataukah najis?

Adapun dalam hal halal atau haramnya, maka musang adalah halal dan boleh dikonsumsi.

Adapun hukum kotorannya, maka pendapat yang paling kuat di kalangan ulama adalah sucinya kotoran musang. Karena musang termasuk hewan yang halal dimakan, sementara semua hewan yang halal dimakan maka kotoran dan kencingnya adalah suci dan tidak najis. Ini adalah mazhab Al-Malikiah dan Al-Hanabilah, bahkan merupakan pendapat para sahabat seluruhnya.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiah berkata dalam Al-Fatawa Al-Kubra (5/313), “Kencing dan tinja hewan yang boleh dimakan dagingnya adalah suci, tidak ada seorangpun dari para sahabat yang berpendapat najisnya. Bahkan pendapat yang menyatakan najisnya adalah pendapat yang muhdats (baru muncul), tidak ada salafnya dari kalangan para sahabat.”

Di antara dalilnya adalah hadits riwayat Muslim no. 1529 dimana Nabi -alaihishshalatu wassalam- mengizinkan shalat di kandang kambing. Maka ini menunjukkan tinja dan kencing kambing (dan dia adalah hewan yang halal dimakan) adalah suci dan bukan najis, karena tidak boleh shalat pada tempat yang ada najisnya. Dan juga hadits al-uraniyin dimana Nabi -alaihishshalatu wassalam- memerintahkan rombongan orang dari luar Madinah yang terkena penyakit untuk meminum kencing dan susu onta, dan itu menunjukkan kencingnya adalah suci, karena tidak diperbolehkan berobat dengan sesuatu yang najis. Haditsnya diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 233 dan Muslim no. 1671. Dan masih banyak dalil-dalil lainnya.

Kalau begitu hukum kopi luwak adalah halal karena dia halal dimakan dan kotorannya juga suci. Kalaupun anggaplah kotoran musang adalah najis maka tetap saja kopi luwak itu halal karena dari penjelasan di atas diperoleh keterangan bahwa biji kopi yang akan dibuat kopi tidak ikut tercerna, yakni tetap utuh. Jika dia tetap utuh keluar bersama kotoran musang, maka kita tinggal membersihkan najis yang melekat padanya sampai bersih, kemudian setelah itu baru diolah menjadi kopi . Jadi ketika diproses menjadi kopi, tidak ada lagi kotoran musang -kalau dia dianggap najis- yang melekat padanya. Wallahu a’lam bishshawab, waiyyakum.

Sumber: http://al-atsariyyah.com/?p=1438

Warning! Hindari Tipuan SMS Berkedok Minta Pulsa!

Hmmm, akhir-akhir ini banyak banget kan ya sms-sms minta pulsa gitu, yang alasannya macem-macem dan tentunya itu ujung-ujungnya tipuan. Apakah anda termasuk orang yang gak nanggepin sms tipuan semacam itu, atau malah anda yang kena tipu? Atau malah anda yang udah kesal karena sering mendapatkan sms-sms minta pulsa kaya gitu terus anda balas ke nomer yang bersangkutan seperti yang ada di foto atas? Hahaha #kocak #stress :))

ImageSource : fuckyeahmahasiswa.tumblr.com

My Another Blog :)

Sebenernya saya juga punya blog selain wordpress ini, dan itu bikinnya udah lamaaa 😀 jadi kalau mau liat, tanya dulu yah alamat url nya ke saya. Enjoy my tumblr 🙂

Hahahaha, ini 3 tahun yang lalu!

Saya sangat tertarik sama olahraga yang satu ini 😀 Awalnya sih gara-gara sering liat yang tampil cheers gitu, terus akhirnya berani nyoba deh pas SMA, eh ternyata ga semudah yang biasa diliat orang loh! Bisa dibilang ga mudah buat menanggung “beban” dan harus “tersenyum” kepada setiap orang yang ngeliat. Ga harus bisa “ngangkat-ngangkat” orang aja, tapi gymnastic juga, terus harus bisa kerjasama satu sama lain. Bisa dibayangin deh ya latihan minimal 2 jam selama beberapa bulan cuma buat tampil satu kali perform daaan itu cuma buat beberapa menit. Belum lagi pas masuknya itu banyak testnya, ya test senyum lah, test berat badan lah, test gymnastic nya jugaa. Oh iyaa ini foto waktu saya SMA 😀 Hahahaha jaman-jamannya kurus, langsing, lincah 😀 Meskipun diinjek pun harus tetep senyum kan ya? *lirik foto* Jadi kangen olahraga dan ngecheers kayak gini 😛 Oiyaa, ada yang tau saya yg mana? Hihihih

Kata – Kata Motivasi Dosis Tinggi

Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban
Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah


Pemenang selalu punya program
Pecundang selalu punya kambing hitam

Pemenang selalu berkata,”Biarkan saya yang mengerjakannya untuk Anda”
Pecundang selalu berkata,” Itu bukan pekerjaan saya.”

Pemenang selalu melihat jawaban dalam setiap masalah
Pecundang selalu melihat masalah dalam setiap jawaban

Pemenang selalu berkata,”Itu memang sulit, tapi kemungkinan bisa.”
Pecundang selalu berkata,” Itu mungkin bisa, tapi sulit.”

Saat pemenang melakukan kesalahan, dia berkata,”saya salah.”
Saat pecundang melakukan kesalahan dia berkata,” itu bukan salah saya”

Pemenang membuat komitmen-komitmen
Pecundang membuat janji-janji

Pemenang punya impian-impian
Pecundang punya tipu muslihat

Pemenang berkata,” saya harus melakukan sesuatu.”
Pecundang berkata,”Harus ada yang dilakukan.”

Pemenang adalah bagian dari tim
Pecundang melepaskan diri dari tim

Pemenang melihat keuntungan
Pecundang melihat kesusahan

Pemenang percaya pada menang-menang (win-win)
Pecundang percaya, mereka harus menang orang lain harus kalah.

Pemenang melihat potensi
Pecundang melihat yang sudah lewat

Pemenang seperti thermostat- alat pengatur/pengimbang panas
Pecundang seperti thermometer

Pemenang memilih apa yang mereka katakan
Pecundang mengatakan apa yang mereka pilih

Pemenang menggunakan argumentasi keras dengan kata-kata lembut
Pecundang menggunakan argumentasi lunak tapi dengan kata-kata yang keras

Pemenang berpegang teguh pada nilai-nilai, tapi bersedia berkompromi pada hal-hal remeh
Pecundang berkeras pada hal-hal remeh tapi mengkompromikan nilai-nilai

Pemenang menganut filosofi empati, “Jangan berbuat kepada orang lain apa yang Anda tidak ingin orang lain perbuat kepada Anda”
Pecundang menganut filosofi,” Lakukan kepada orang lain sebelum mereka melakukannya kepada Anda”

Pemenang membuat sesuatu terjadi
Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

 

Dari “Kata-kata motivasi dosis tinggi” karangan William Tanuwidjaja