4. Bahaya Makan Gorengan Bagi Kesehatan Tubuh

Gorengan, Makanan Praktis Penyebab Kanker Usus Besar

Salah satu penyebab terjadinya kanker usus besar (kanker kolon) adalah akibat pola makan yang salah. Ternyata sering mengonsumsi gorengan dan juga daging merah bisa memicu terjadinya kanker usus besar.

“Dari pagi masyarakat sudah disuguhi gorengan dengan minyak yang dipakai berkali-kali dan mengandung racun yang bisa merusak dinding usus,” ujar Dr Aru W Sudoyo, MD, PhD, FACP dalam acara Patient Gathering Sanofi Aventis ‘Kanker Usus Besar Bisa Dicegah’ di Hotel Sahid Jaya.

Dr Aru menuturkan dalam membuat gorengan biasanya menggunakan minyak yang sudah dipakai berulang-ulang sehingga mengandung racun dan juga radikal bebas. Selain itu minyak sendiri juga bisa memicu terbentuknya asam empedu di dalam usus, asam empedu ini bisa mengiritasi usus.

“Daging merah yang dimasak pada suhu tinggi bisa menghasilkan senyawa acrylamid yang dapat menyebabkan kanker,” ujar dokter yang menjabat sebagai ketua PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia).

Dr Aru menuturkan ada beberapa hal yang bisa menjadi faktor risiko dari kanker usus besar ini yaitu:

1. Diet rendah serat dan tinggi lemak
2. Usia, umumnya meningkat pada kelompok usia di atas 50 tahun
3. Adanya polip pada kolon atau usus besar
4. Adanya riwayat kanker usus besar dalam keluarga
5. Mengidap penyakit radang usus yang tidak diobati
6. Kebiasaan mengonsumsi daging merah
7. Kurangnya konsumsi sayuran, buah-buahan dan ikan
8. Kurang melakukan aktivitas fisik
9. Kelebihan berat badan atau overweight
10. Memiliki kebiasaan merokok
Kanker usus besar adalah suatu keganasan yang terjadi di dalam usus besar sampai dengan dubur dan lebih banyak menimpa kaum laki-laki. Diperkirakan sekitar 75 persen penderita kanker usus besar tidak sadar kalau ia terkena penyakit tersebut, karena gejalanya tidak langsung terlihat tapi baru muncul setelah bertahun-tahun kemudian.

“Jenis kanker ini merupakan yang paling bisa dicegah (most preventable) dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan,” ujar dokter yang lahir di Washington DC 59 tahun silam.

Gejala yang muncul dari kanker usus besar umumnya adalah:

1. Perdarahan pada usus besar yang ditandai dengan adanya darah pada feses saat buang air      besar
2. Perubahan pola buang air besar seperti menjadi keras, lembek atau kotorannya kecil-   kecil
3. Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
4. Rasa sakit di perut atau bagian belakang
5. Perut masih terasa penuh meski sudah buang air besar
6. Kadang muncul beberapa gejala umum seperti sembelit, rasa sakit atau kembung di perut

Deteksi dini bisa dengan melakukan pemeriksaan feses untuk mencari darah samar, melakukan kolonoskopi atau melakukan pemeriksaan feses untuk DNA testing (pemeriksaan ini lebih sensitif).

Umumnya kanker ini bergerak secara perlahan-lahan dan diam-diam, memerlukan waktu sekitar 15-20 tahun untuk berkembang, sehingga sangat penting untuk terdeteksi secara dini.

“Kebanyakan masyarakat enggan untuk pergi memeriksakan gejala kanker usus besar ke dokter karena malu atau bahkan tidak berpikir dirinya mungkin terkena kanker ini. Padahal deteksi jenis ini merupakan prosedur yang paling mudah dan sederhana,” ujar Dr Ibrahim Basir, SpB-KBD dari FKUI-RSCM.

Untuk itu perlu dilakukan deteksi dini dan skrining untuk mengurangi penderitaan dan meningkatkan harapan hidup, karena penyakit ini bisa disembuhkan jika ditemukan secara dini serta bisa dicegah dengan pola hidup yang baik dan sehat.

 

sumber : voiceofislam.com

3. Makan Makanan yang Pedas Dapat Menyembuhkan Sariawan? Benarkah?

Sariawan sebenarnya bukan penyakit yang perlu ditakuti secara berlebihan karena hanya merupakan sebuah sakit kecil yang biasanya dirasakan di sekitar rongga mulut manusia. Namun,bukan berarti penyakit ini bisa disepelekan.  Nah bagaimana cara efektif menyembuhkannya?
 Sariawan (stomatitis apthosa) adalah radang yang terjadi di daerah mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan dengan permukaan yang agak cekung. Jumlahnya bisa satu atau lebih. Yang diserang sariawan biasanya daerah mukosa pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi serta langit-langit dalam rongga mulut. Sariawan adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh jamur pada mulut dan saluran kerongkongan.
Perih,membuat tidak nyaman,dan mengganggu makan. Begitulah derita yang dialami bila seseorang menderita sariawan. Meski begitu,masih saja banyak orang yang meremehkan gangguan di mulut ini.
Menurut Dosen Gizi dari Departemen Gizi Masyarakat Sumber Daya dan Keluarga, Institut Pertanian Bogor (IPB),Prof Dr Ir Ali Khomsan MS,sariawan terjadi akibat kekurangan vitamin C.“Sariawan terjadi akibat seseorang kurang memedulikan kecukupan vitamin C dan vitamin B12.
Kebutuhan vitamin tersebut bisa didapat dari rutinitas mengonsumsi sayur dan buah yang tentunya mengandung vitamin C seperti pepaya,jeruk,dan mangga,” papar pria anggota Asosiasi Ahli Gizi, Nutrisi dan Makanan Masyarakat.
Sariawan juga identik dengan mitos yang menyebutkan bahwa makanan dengan rasa pedas akan mampu menyembuhkan sariawan.Hal ini juga diamini oleh pakar gizi tersebut.Menurut dia, mengonsumsi makanan yang pedas dapat membantu penyembuhan sariawan.
“Sebenarnya bukan rasa pedas yang dapat membantu proses penyembuhan, namun sayur dengan rasa pedas memang memiliki kadar vitamin C dan vitamin B12 yang tinggi.Hal inilah yang mampu mendukung proses penyembuhan sariawan.”
Cara mencegah penyakit sariawan yang paling mudah adalah dengan mulai menyadari pentingnya menjaga kesehatan mulut. Seperti yang dikatakan Ali Khomsan,beliau juga menambahkan bahwa mengonsumsi vitamin C dan vitamin B12 juga harus didampingi dengan jenis makanan yang mampu mencukupi nilai empat sehat lima sempurna.
“Vitamin C serta vitamin B12,tentunya tak bisa bekerja sendiri untuk menghalau serangan sariawan.Vitamin C atau asam askorbat dan vitamin B12 atau cobalamin,harus juga didampingi dengan ragam makanan empat sehat lima sempurna,” ujarnya menambahkan.
Namun untuk kalangan yang memiliki mobilitas tinggi,tentu sulit mencuri-curi waktu agar bisa menikmati buah-buahan serta sayuran.Mereka yang berkegiatan padat ini cenderung kurang memperhatikan asupan vitamin C untuk menghalau sariawan yang mungkin saja bisa datang.
“Saya menyarankan agar orang-orang dengan mobilitas tinggi ini mulai mengonsumsi asupan vitamin C dalam bentuk suplemen.Hal ini dapat membantu mencegah atau bahkan mengurangi risiko terkena sariawan bagi mereka yang tak memiliki banyak waktu untuk menikmati vitamin C dan sayur-mayur dalam jumlah yang cukup,” tutupnya memberi saran.
Berbagai mitos masih saja hidup berdampingan di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia.Hingga kini kebanyakan dari mereka masih menghidupkan mitos-mitos tertentu,mulai dari mitos yang benar adanya hingga yang hanya sekadar menjadi legenda yang tak terbukti kebenarannya.
Mitos ini juga ternyata mampir pada penyakit sariawan atau stomatitis aftosa rekuren (SAR).Kebanyakan dari kita sering menganggap rasa pedas bisa menyembuhkan sariawan yang dialami seseorang.Ternyata hal ini mendapatkan tanggapan dari pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Ali Khomsan MS.
Menurut dia,memang benar jika ada yang mengatakan bahwa makanan pedas mampu menyembuhkan sariawan.“Makanan pedas umumnya memiliki vitamin C yang memang sangat bagus untuk menghindari,bahkan mengobati seseorang yang sedang mengalami sariawan,” tuturnya menjelaskan.
Terapi pedas bagi si penderita penyakit yang sering menyerang bagian rongga mulut ini tentu bukan hal yang mudah.Karena mereka harus menahan rasa perih saat mengonsumsi makanan pedas demi mendapatkan khasiat dari sayuran dengan rasa pedas.

Contohnya saja, cabai. Sayur yang satu ini mengandung kadar betakaroten atau provitamin A serta vitamin C yang cukup tinggi.Menurut penelitian,ternyata kadar tinggi tersebut mengalahkan kadar vitamin yang ditemukan pada ikan segar.

sumber : keluargasehat.wordpress.com/seputar-indonesia.com

Minum Teh Campur Susu, Menguntungkan atau Merugikan?

REPUBLIKA.CO.ID, Teh menguntungkan bagi kesehatan. Manfaat teh antara lain adalah sebagai antioksidan, memperbaiki sel-sel yang rusak, menghaluskan kulit, melangsingkan tubuh, mencegah kanker, mencegah penyakit jantung, mengurangi kolesterol dalam darah, melancarkan sirkulasi darah. Maka, tidak heran bila minuman ini disebut-sebut sebagai minuman kaya manfaat.

Namun, banyak yang menyarankan, agar jangan mencampurkan susu pada teh yang kita minum. Walau menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 1998 and 2001, mencampurkan susu pada teh tak akan mengurangi manfaat keduanya.

Peneliti menemukan susu yang tidak mengganggu penyerapan dari senyawa teh yang disebut catechin, yang disebut-sebut sebagai zat yang bermanfaat bagi kesehatan yang dikandung teh hijau.

Namun penelitian tahun 2002 menunjukkan hasil berbeda. Para peneliti menemukan bahwa teh seduh, ketika ditambahkan ke sel-sel lemak tikus laboratorium, meningkatkan aktivitas insulin oleh lebih dari 15 kali. Menambahkan lemon ke dalam teh tidak mempengaruhi aktivitas insulin. Tetapi menambahkan 50 gram susu penurunan aktivitas hingga 90 persen.

Penelitian tahun 2006 menghasilkan temuan, manfaat teh hijau dan hitam terhadap jantung berkurang manakala dicampur dengan susu. “Konsumsi teh hitam terbukti bermanfaat bagi pengurangan risiko serangan jantung koroner di Belanda, juga di Amerika serikat, namun tidak di Inggris. Pasalnya, masyarakat Inggris biasa mengonsumsi teh hitam dengan dicampur susu sebelumnya,” ujar Cheng, ilmuwan yang melakukan penelitian itu.

Penelitian lain yang dilakukan Cabrera membuktikan, minum teh dengan susu tak berpengaruh pada penyerapan catechin, tapi mungkin akan menurunkan derajat antioksidannya.

Namun hasil penelitian yang lebih mengejutkan datang dari para pakar di Jerman. Menambahkan susu dalam teh, menurut mereka, bisa “memblokir” kemampuan teh melebarkan pembuluh darah dan manfaat antioksidan, dua hal yang penting bagi kesehatan jantung dan sistem kardiovaskuler.

Studi yang dipublikasi European Heart Journal ini dihajat tim ilmuwan dari University of Berlin’s Charité Hospital. Penelitian ini melibatkan 16 wanita sehat yang diwajibkan minum setengah liter teh hitam tiap hari, tanpa susu, dan hanya air hangat sebagai kontrol. Sebelum dan sesudah minum, para wanita ini dilakukan USG untuk melihat peregangan pembuluh darah di lengan mereka.

Hasilnya, pembuluh darah mengalami pelebaran setelah minum teh secara kontinyu. Namun, fungsi ini terneti saat mereka mencampurkan susu dalam minuman itu. Inilah yang menjelaskan mengapa kebiasaan minum teh orang Inggris tidak secara signifikan berpengaruh bagi kesehatan jantung mereka.

Bagaimana bila ingin minum teh dengan susu? Disarankan untuk mencampurnya bukan dengan susu sapi tapi dengan susu kedelai. Cobalah.


Sumber: medicalnewstoday.com dan http://www.amazing-green-tea.com

Isu-isu Mengenai Pangan

  1. Minum teh yang dicampur dengan susu itu menjadikan zat gizi yang ada di dalam teh itu hilang
  2. Minum air sambil berdiri dapat meyebabkan batu ginjal
  3. Makan makanan yang pedas dapat menyembuhkan sariawan
  4. Makan gorengan dapat memicu kanker usus
  5. Tomat dapat mencegah penyakit jantung
  6. Minyak jelantah merupakan minyak yang mengandung asam lemak bebas yang dapat menyebabkan atherosclerosis
  7. Kulit kentang mengandung antioksidan 4x lebih tinggi daripada umbi kentangnya sendiri
  8. Bahan pemanis sintetik seperti sakarin dan siklamat diperbolehkan untuk dikonsumsi oleh manusia
  9. Tomat dapat membuat denyut jantung lebih lambat
  10. Buah belimbing dapat menurunkan tekanan darah
  11. Bahan rempah-rempah seperti bawang, kunyit, jahe, dll dapat berfungsi sebagai senyawa antimikroba
  12. Yogurt baik untuk tubuh karena mengandung banyak kalsium
  13. Adanya fermentasi mikroorganisme terhadap glukosa dapat membuat makanan yang difermentasikan tersebut menjadi lebih awet
  14. Strawberry dapat menyebabkan pemutihan pada gigi
  15. Buah-buahan dan sayuran yang dibiarkan lama kelamaan akan berubah warna menjadi cokelat
  16. Telur tidak boleh dicuci terlebih dahulu saat akan disimpan
  17. Kandungan gizi mentega lebih baik daripada margarin
  18. Susu sterilisasi lebih buruk kandungan gizinya daripada susu pasteurisasi
  19. Tomat tidak boleh dicuci apabila akan disimpan
  20. Makan yang diselingi oleh minum menjadi suatu contoh kebiasaan buruk yang merugikan
  21. Mengkonsumsi camilan dapat membuat bentuk pipi semakin besar

Oke, ada yang tahu manakah isu yang benar dan isu yang salah? Tunggu jawabannya di postingan selanjutnya 🙂

Resep lasagna, mmm perlu dicoba :”)

Kruuuukkkk, kruuuukkk, perut lapar nih! Pengen masak tapi bosen masak masakan yang biasa, pengen coba yang lain ah! 😀 Oiya udah lama nih gak masak lasagna, hmm gimana yaaa cara masaknya? Check this out 🙂

Resep Bahan Lasagna :

* 8 lembar pasta lasagna kering, rebus matang

* 150 gram keju mozzarella, parut

* 3 sendok makan keju parmesan

Resep Bahan Saus Bolognaise :

* 2 sendok makan mentega tawar

* 200 gram bawang bombay, cincang halus

* 4 siung bawang putih, cincang halus

* 500 gram daging sapi giling

* 500 gram tomat merah rebus, kupas, cincang

* 150 gram wortel, potong dadu 1/2 cm

* 150 ml kaldu sapi

* 1 sendok makan pasta tomat

* 1 1/2 sendok teh garam

* 1 sendok makan gula pasir

* 1 sendok teh merica bubuk

* 1/2 sendok teh oregano kering

* 2 lembar daun bay

Resep Bahan Saus Bechamel :

* 2 sendok makan mentega tawar

* 3 sendok makan tepung terigu serba guna

* 1 liter susu cair

* 1/4 sendok teh pala bubuk

* 1/4 sendok teh merica bubuk

* 1/2 sendok teh gula pasir

* 1/4 sendok teh merica bubuk

* 1 sendok teh garam

* 50 gram keju cheddar parut

Cara Membuat Lasagna :

1. Saus bolognaise : Panaskan mentega, tumis bawang hingga harum. Masukkan daging giling, masak hingga berubah warna. Masukkan semua sisa bahan. Aduk, masak hingga air habis. Angkat. Sisihkan.

2. Saus bechamel : Panaskan mentega, masukkan terigu. Aduk rata. Tuangi susu sedikit demi sedikit hingga licin. Bubuhi pala, merica, gula pasir, garam, dan keju. Aduk rata. Angkat.

3. Susun berurutan dalam pinggan tahan panas: pasta, keju mozzarella, saus bechamel, dan saus bolognaise. Lakukan hal yang sama hingga terbentuk 3 lapisan. Taburi dengan sisa keju.

4. Panggang dalam oven panas suhu 200 derajat Celcius selama 40 menit hingga matang. 5. Potong-potong, sajikan hangat. Untuk 15 potong

Waaah udah jadi nih lasagna buatan sendiri, hihi! Makan duluan yaaa :p Selamat mencobaaa resepnya para pembacaa 🙂

Source : InfoResep.com

Kopi Luwak, Halal ataukah Haram?

Kopi Luwak adalah kopi yang diproduksi dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan binatang bernama luwak. Dan luwak adalah sejenis musang, karenanya biasa dikatakan musang luwak. Dia senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak termasuk buah kopi sebagai makanannya. Luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul masak sebagai makanannya, dan setelahnya, biji kopi yang dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak. (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Kopi_luwak)

Berdasarkan keterangan di atas maka kopi luwak hukumnya dikembalikan kepada apakah musang itu halal dimakan ataukah tidak? Dan apakah kotorannya suci ataukah najis?

Adapun dalam hal halal atau haramnya, maka musang adalah halal dan boleh dikonsumsi.

Adapun hukum kotorannya, maka pendapat yang paling kuat di kalangan ulama adalah sucinya kotoran musang. Karena musang termasuk hewan yang halal dimakan, sementara semua hewan yang halal dimakan maka kotoran dan kencingnya adalah suci dan tidak najis. Ini adalah mazhab Al-Malikiah dan Al-Hanabilah, bahkan merupakan pendapat para sahabat seluruhnya.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiah berkata dalam Al-Fatawa Al-Kubra (5/313), “Kencing dan tinja hewan yang boleh dimakan dagingnya adalah suci, tidak ada seorangpun dari para sahabat yang berpendapat najisnya. Bahkan pendapat yang menyatakan najisnya adalah pendapat yang muhdats (baru muncul), tidak ada salafnya dari kalangan para sahabat.”

Di antara dalilnya adalah hadits riwayat Muslim no. 1529 dimana Nabi -alaihishshalatu wassalam- mengizinkan shalat di kandang kambing. Maka ini menunjukkan tinja dan kencing kambing (dan dia adalah hewan yang halal dimakan) adalah suci dan bukan najis, karena tidak boleh shalat pada tempat yang ada najisnya. Dan juga hadits al-uraniyin dimana Nabi -alaihishshalatu wassalam- memerintahkan rombongan orang dari luar Madinah yang terkena penyakit untuk meminum kencing dan susu onta, dan itu menunjukkan kencingnya adalah suci, karena tidak diperbolehkan berobat dengan sesuatu yang najis. Haditsnya diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 233 dan Muslim no. 1671. Dan masih banyak dalil-dalil lainnya.

Kalau begitu hukum kopi luwak adalah halal karena dia halal dimakan dan kotorannya juga suci. Kalaupun anggaplah kotoran musang adalah najis maka tetap saja kopi luwak itu halal karena dari penjelasan di atas diperoleh keterangan bahwa biji kopi yang akan dibuat kopi tidak ikut tercerna, yakni tetap utuh. Jika dia tetap utuh keluar bersama kotoran musang, maka kita tinggal membersihkan najis yang melekat padanya sampai bersih, kemudian setelah itu baru diolah menjadi kopi . Jadi ketika diproses menjadi kopi, tidak ada lagi kotoran musang -kalau dia dianggap najis- yang melekat padanya. Wallahu a’lam bishshawab, waiyyakum.

Sumber: http://al-atsariyyah.com/?p=1438