Jiwa Enterpreneur dan Pentingnya Inovasi

Saya punya pengalaman cukup banyak sebenernya mengenai wirausaha dari SMP🙂 Jiwa kewurausahaan ini awalnya saya bangun karena-faktor ketidakmampuan saya dan keluarga- sehingga lebih memotivasi diri lagi untuk menghasilkan uang dari wirausaha sendiri.

Waktu SMP saya pernah berjualan cokelat,  eit bukan sekedar cokelat looh! Cokelat ini merupakan cokelat inovasi -pada masa itu- Coklat ini mempunyai banyak bentuk, merupakan cokelat hitam, dan yang membedakannya terdapat isinya. Isinya ada selai blueberry, keju batangan, selai strawberry, dll. Cokelat ini cukup digemari loh, dan sehari saya bisa mengantongi keuntungan 50-60 ribu rupiah dari modal yang hanya 10-15 ribu rupiah. Awalnya saya diolok-olok oleh teman, berhubung dulu saya sekolah di lingkungan yang bisa dibilang “borju”. Tapi saya cuek saja tuh! Dan strategi saya adalah perbulan saya memberikan 1 hari gratis bagi semua pelanggan saya dari semua untung berlebih. Lalu karena tenarnya cokelat saya ini, saya pun berani mengajukan diri untuk dibawa ke bazaar SMPN 5 Bandun (Sekolah saya dahulu) dan keuntungannya itu mencapai sekian ratus ribu dari modal hanya sekitar 90ribu-an saja. Bahkan setelah itu saya bisa membayar SPP saya sendiri dengan penghasilan berjualan cokelat itu. Walaupun akhirnya saya mendapatkan beasiswa sampai saya lulus SMP :’)

Waktu SMA saya pernah berjualan jaket! Yah jakeet. Sebenernya saya cukup mempunyai banyak kenalan yang tersebar di bandung, di jakarta pun lumayan. Saya berjualan jaket itu sebagai selingan saja, tapi karena saya tidak pantang menyerah untuk melobby orang-orang, tentunya dengan cara halus yaa :p Akhirnya saya pun dapat mengantongi keuntungan sekian puluh ribu dari sebuah jaket yang harga aslinya sekitar 60ribu-an. Hahaha..

Waktu SMA mendekati UN dan SNMPTN saya pun menyempatkan diri berjualan jam, yah meskipun usaha saya ini tidak berjalan lebih dari 3 bulan saya tetap puas, karena saya tahu dimana tempat membeli jam yang murah dan awet. Dan saya pun dapat membedakan kualitas jam tangan yang bagus, juga selera orang-orang kebanyakan tentang merk jam. Ahahaha..

Mama pun pernah bilang, dulu saya sewaktu kecil, sekitar seumuran SD, saya hobinya berjualan. Merangkai gelang dan kalung dari manik-manik, berjualan es, berjualan alat tulis pun pernah. Hahaha! Mama memang sering sekali mengingatkan bahwa sebagian besar uang itu didapatkan dari perdagangan. Tapi emang kerasa nih ya efeknya punya usaha sendiri itu gimana, jatuh bangunnya gimana, cara menghadapi konsumen yang bawel, belum lagi kalau diolok-olok teman, sangat butuh senyum ekstra ternyata🙂

Dan karena saya sering sekali mendapatkan pembelajaran dari kuliah ekonomi teknik di semester 3 ini, saya pun sebenarnya merencanakan sesuatu. Kayaknya asik ya punya usaha lagi! Apalagi saya sudah tau arti penting inovasi, karena kebanyakan orang mungkin sudah bosan dengan produk pangan yang banyak beredar sekarang-sekarang ini. Apalagi saya kan anak pangan, banyak sekali wira usaha yang dapat dijalankan dengan bermodalkan ide inovasi pangan. Saya pun rindu memperluas jaringan sosial saya dengan orang banyak dari cara perdagangan😀 Saya rindu akan jerih payah yang terbayar dengan uang yang menjadi penghasilan sendiri. Oke doakan semoga bisa mengumpulkan modal yaa🙂 Aminn

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: